Gapura Kenanga 2, Akan Diperbaiki Oleh Pemkot Lubuklinggau Bersama Rekanan

 

 

Murexsnews.com Lubuklinggau

Kejadian gapura roboh di Simpang Y, tepatnya di Jalan Kenanga II Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuk Linggau Utara 2, kini telah menemui titik terang, meski sempat menjadi isu hangat di tengah masyarakat.

 

Sopir penabrak gapura, Meo Tri Susanto didampingi istrinya menyampaikan permintaan maaf dan berterima kasih kepada Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat karena telah memberikan jaminan perbaikan diambil alih oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau.

 

“Kami mohon maaf, meski kami melakukan kesalahan tapi kami masih dimaklumi. Terima kasih kepada Wali Kota dan semua pihak yang telah membantu,” ujar istri sopir, Jumat (16/1/2025).

 

Pertemuan yang diinisiasi Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Lubuk Linggau, Wansari ini, turut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Lubuk Linggau, Achmad Asril Asri.

 

“Ini pelajaran untuk kita semua, Wali Kota berharap agar polemik bisa segera diselesaikan dengan baik, tanpa mengesampingkan juga bahwa ada kelalaian dan pelanggaran aturan yang dilakukan oleh masyarakat. Jadi kedepan, kami fokus dalam perbaikan dulu. Kebijakan ini memang disampaikan oleh Wali Kota untuk menyelesaikan polemik yang ada,” ungkap Achmad Asril Asri.

 

Sementara, Kepala Bidang Cipta Karya, Aries Sandratama, menyampaikan bahwa pihaknya kini masih fokus memantau progres perbaikan gapura yang sekarang sudah berada di bengkel tak jauh dari lokasi kejadian.

 

“Pihak Dinas PUPR sudah menemui dan menginstruksikan pihak bengkel untuk mulai melakukan perbaikan gapura. Kalau tidak ada kendala, hari Senin nanti dijadwalkan rangka gapura tersebut sudah bisa kembali didirikan di lokasi semula. Sementara, untuk penutup ACP gapura yang rusak, kini sudah dilakukan pemesanan dari luar kota dan masih menunggu proses pengiriman,” terang Aries.

 

“Dalam hal perbaikan gapura ini, Dinas PUPR juga sudah ikut melibatkan pihak rekanan dalam hal pertanggung jawabannya. Sejauh ini rekanan kooperatif dan ikut serta dalam perbaikan kerusakan gapura yang memang masih dalam masa pemeliharaan,” tambahnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *