Demi Keselamatan Warga, DPU-BM Musi Rawas Perbaiki dan Pasatlng Pagar Pembatas Jembatan di Desa Air Satan

 

Murexsnews.com MUSI RAWAS- Demi memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan, Dinas Pekerja Umum Bina Marga (DPU-BM) Kabupaten Musi Rawas perbaiki pagar pembatas jembatan di Desa Air Satan Kecamatan Muara Beliti, Musi Rawas.

Perbaikan tersebut dilakukan, keran melihat kondisi jembatan yang usang dan bahwa beberapa bagian besi jembatan sudah rusak. Kondisi itu, tentu cukup membahayakan bagi pengguna jalan yang akan melintas.

Kepala DPU-BM Musi Rawas, Alawiyah mengatakan, perbaikan dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap keselamatan masyarakat.

“Ini bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, agar masyarakat bisa berkendara dengan aman dan nyaman,” kata Alawiyah, Senin (20/4/2026).

Sebelum melakukan perbaikan, kegiatan diawali diawali dengan pengecekan kondisi struktur pagar pembatas yang sudah mulai berkarat dan usang.

Hasilnya, berdasarkan surve lapangan yang telah dilaksanakan diperoleh dimensi jembatan. Dimana jembatan tersebut memiliki panjang 12 meter dan lebar 5 meter.

“Dimana kondisi pagar jembatan ini sudah ada yang hilang, kemudian juga sudah berkarat karena dimakan usia,” ucapnya.

Dikatakannya, pengukuran dilakukan secara langsung di lokasi, dengan mempertimbangkan kondisi eksisting jembatan.

“Data ini dapat digunakan sebagai acuan dalam perencanaan, evaluasi, maupun kebutuhan teknis lainnya,” ungkapnya.

Setelah semua tahap persiapan selesai dilaksanakan, maka selanjutnya tim teknis melakukan pembongkaran tiang lama dan pembersihan areal pilar dari gulma air.

Proses dilakukan dengan vabrigasi besi pembatas baru yang dipasang dan dicat dengan warna merah putih untuk meningkatkan aspek keselamatan dan estetika jembatan.

“Dari kondisi yang mulai rapuh, kami bergerak melakukan perbaikan yang nyata, mulai dari pembersihan jembatan, penggantian material pembatas yang lebih kuat hingga sentuhan warna baru yang menyegarkan mata,” jelasnya.

Menurutnya, sinergi dan kerjakeras ini dilakukan demi memastikan setiap langkah warga yang melintasi jembatan merasa lebih nyaman dan aman.

Kemudian, untuk skema warna merah putih sendiri dipilih, tidak hanya mempercantik tampilan, tapi juga meningkat visibilitas jembatan.

“Saat ini, jembatan ini kini siap melayani warga desa dengan lebih nyaman dan aman untuk jangka waktu yang lebih panjang,” katanya.

Tak hanya itu, selain melakukan perbaikan, pihaknya juga melakukan pemasangan tiang pengaman disisi kiri dan kanan jembatan. Tujuannya untuk menjaga keamanan kendaraan yang melintasi jembatan tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *