RSSA Kota Lubuklinggau, Mati Lampu Hampir Satu Jam

 

Lubuklinggau –

Pemadaman listrik yang terjadi sekitar satu jam di RS Siti Aisyah Lubuklinggau menimbulkan kekhawatiran terkait penanganan pasien di dalam rumah sakit tersebut.

 

Saat listrik padam, sejumlah ruangan di rumah sakit dilaporkan menjadi gelap karena genset cadangan tidak langsung berfungsi. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan dari keluarga pasien dan pengunjung mengenai bagaimana prosedur penanganan pasien, terutama bagi mereka yang membutuhkan alat medis yang bergantung pada listrik.

 

Beberapa keluarga pasien yang berada di lokasi mengaku sempat cemas karena khawatir kondisi pasien akan terdampak oleh pemadaman listrik tersebut. Terlebih, rumah sakit merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang seharusnya memiliki sistem cadangan listrik untuk memastikan pelayanan tetap berjalan dalam kondisi darurat.

 

Seorang pengunjung, Putra Sihombing yang berada di rumah sakit saat kejadian mengatakan bahwa pemadaman berlangsung cukup lama sebelum listrik kembali menyala.

 

“Kami sempat khawatir dengan kondisi pasien, apalagi kalau ada yang menggunakan alat medis yang membutuhkan listrik. Rumah sakit seharusnya sudah siap dengan genset,” ujarnya.

 

Putra menambahkan bahwa Pemadaman listrik di fasilitas kesehatan dapat berpotensi mengganggu berbagai pelayanan, mulai dari penerangan ruangan, peralatan medis, hingga kenyamanan pasien yang sedang menjalani perawatan.

 

“Wong sakit, listrik padam,bahayo nian untuk pasien”.tambahnya

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RS Siti Aisyah Lubuklinggau belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab padamnya listrik dan tidak berfungsinya genset cadangan selama kejadian berlangsung.

 

Masyarakat berharap pihak rumah sakit segera memberikan penjelasan serta memastikan sistem cadangan listrik berfungsi dengan baik demi menjamin keselamatan dan kenyamanan pasien yang sedang menjalani perawatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *